Menanggulangi dan menatalaksana masalah ketergantungan narkoba harus dengan pendekatan terhadap sebuah penyakit yang berdampak biologis, psikologis dan sosial, atau disebut dengan pendekatan biopsikososial.
Pendekatan ini memerlukan dukungan disiplin yang sangat luas (eclectic) dari segi medis, psikologis dan sosial dengan keterampilan dan kemampuan intervensi yang khusus, karena penyakit ini memang khusus; yaitu keterampilan khusus penyakit otak yang meliputi sistim-sistim neuronal, endokrin dan imune tubuh yang mempengaruhi sistim mental pasien yaitu kognisi, afeksi dan perilaku.
Selain keterampilan dalam intervensi, pendekatan biopsikososial memerlukan alat-alat ukur dan instrumen yang akurat baik secara medis maupun psikologis. Instrumen dan tools tersebut seperti DSM IV, mengukur depresi dan anxiety, motivasi, brain mapping, fMRI, brain scan, dan alat test untuk HIV, hepatitis, narkoba dalam berbagai jenis.
Namun pada pelaksanaannya, kebanyakan terapis meupakan alat-alat ukur (tools) dan instrumen yang kemudian secara gampang mengambil kesimpulan berdasarkan apa yang dilihat dari artikulasi dan perilaku pasien.
Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat
Jl. Cilaki No.51 Bandung 40115
Telp. (022) 7231209 Fax (022) 7208036
Copyright © 2010 Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat